Jenis Masker Sesuai Tipe dan Masalah Kulit

Masker itu nggak hanya sebatas sheet mask lho, Beauties! Ada banyak jenis masker yang bisa kamu gunakan sesuai kebutuhan kulitmu. Mulai dari sheet mask, clay mask, peel-off mask, cream and gel mask, sampai sleeping mask. Semuanya punya fungsi masing-masing untuk kulit, tapi nggak bisa dipakai untuk semua jenis kulit.

Biar nggak salah pilih masker, kamu bisa cari tau lewat panduan memilih masker dari Phoebe ini!

 

 

Sheet Mask

Sheet mask adalah masker dalam bentuk sebuah lembaran—biasanya dicetak berbentuk wajah orang—yang direndam dalam cairan dengan formula mirip essence atau serum. Bentuknya yang lembaran mencegah cairan tersebut cepat menguap dan hilang, jadi bisa benar-benar menyerap ke dalam kulit, deh!

Umumnya, sheet mask cukup aman untuk dipakai setiap hari. Tapi, kalau kulitmu ternyata nggak kuat, kurangi penggunaan jadi 3-4 kali seminggu aja.

Apa aja manfaatnya?
  • Manfaat utama sheet mask pastinya melembapkan kulit.
  • Tergantung kandungannya, ada yang bisa memberi kelembapan ekstra, mencerahkan, antioksidan, sampai anti-aging.
    Untuk siapa?

    Sheet mask cocok untuk semua tipe kulit. Untuk kulit berminyak dan rentan jerawatan, hindari sheet mask dengan kandungan yang berpotensi menyumbat pori-pori, ya. Kamu boleh coba sheet mask dengan kandungan seperti aloe vera untuk meredakan kemerahan aja.

    Rekomendasi Produk:

     

    Clay Mask

    Clay atau tanah liat adalah kandungan andalan untuk detoks, menyerap minyak (sebum) berlebih, dan mengangkat kotoran lainnya. Karena itu, masker clay adalah salah satu produk favorit buat mengatasi kulit berminyak biar bebas kilap. Clay mask masih tergolong aman untuk dipakai 2-3 kali seminggu aja nih, Beauties.

    Apa aja manfaatnya?
    • Membersihkan pori-pori, karena clay mengangkat minyak berlebih dan kotoran.
    • Mengangkat komedo (blackhead).
    • Karena pori-pori lebih bersih, jadi tampak kecil dan rapat, serta mencegah jerawat.
      Untuk siapa?

      Clay mask umumnya aman dipakai oleh semua tipe kulit, asal perhatikan durasi pemakaiannya, ya. Untuk kulit kering dan sensitif, biar kulit nggak jadi makin kering, cukup pakai 5-10 menit aja. Sedangkan, kulit berminyak, normal, dan kombinasi boleh pakai 15-20 menit.

      Rekomendasi Produk:

       

      Peel-off Mask

      Sesuai namanya, cara melepaskan masker peel-off adalah dengan mengelupas lapisan masker dari kulit wajah. Awalnya, dari dalam kemasan, produk masker peel-off teksturnya cair. Setelah dipakai ke kulit, ia akan mengeras, sampai jadi lapisan tipis yang bisa dikelupas dari wajah.

      Bersama lapisan masker yang dikelupas itu, ada minyak berlebih, kotoran, dan sisa sel kulit mati di permukaan kulit yang juga ikut terangkat. Masker peel-off cukup dipakai 2-3 kali seminggu aja. Memang sih, rasanya satisfying banget pas ngelupas masker dan kulit terasa halus dan lembut, tapi jangan ketagihan sampai keseringan pakai ya, Beauties.

      Apa aja manfaatnya?
      • Memberi nutrisi, vitamin, dan antioksidan yang dibutuhkan kulit.
      • Mengangkat minyak berlebih, kotoran, dan sisa sel kulit mati di permukaan kulit.
      • Tergantung kandungannya, masker peel-off juga bisa memberikan kelembapan pada kulit. Cari kandungan dengan hyaluronic acid atau glycerin buat melembapkan, ya.
      Untuk siapa?

      Terutama buat kulit berminyak, pasti kamu senang dengan manfaat mengangkat minyak, kotoran, dan sel kulit mati. Begitu juga dengan kulit normal dan kombinasi. Dengan kandungan yang tepat, kulit kering juga bisa mendapat manfaat biar kulit makin sehat. Tapi, sayangnya, kulit sensitif sebaiknya jangan pakai masker peel-off karena bisa menyebabkan iritasi.

      Rekomendasi Produk:

       

      Sleeping Mask

      Nggak seperti masker pada umumnya yang boleh dilepas atau dibilas setelah 15-20 menit. Sleeping mask—atau overnight mask, atau sleeping pack—dibuat untuk dipakai selama kamu tidur. Makanya, teksturnya nggak terlalu tebal dan mudah diserap kulit, seperti gel atau krim yang ringan.

      Biasanya, kandungan bahan aktif dalam sleeping mask cukup padat. Karena itu, sleeping mask ini ampuh buat menargetkan masalah kulit yang spesifik—mulai dari mencerahkan, melembapkan, anti-aging, sampai jerawat.

      Perlu diingat nih, Beauties! Sleeping mask nggak boleh keseringan dipakai, karena kandungannya padat dan terkonsentrasi. Kalau keseringan, bisa menyebabkan iritasi, jadi cukup pakai 1-2 kali aja dalam seminggu, ya.

      Apa aja manfaatnya?
      • Manfaat utama sleeping mask adalah melembapkan dan menutrisi kulit. Bahan kandungan yang sering digunakan adalah hyaluronic acid dan ceramides.
      • Menjaga produk skin care yang dipakai sebelumnya (serum, face oil, dll.) nggak cepat menguap dan hilang, sehingga bisa menyerap lebih baik ke dalam kulit.
      • Mencegah kotoran dari luar menyumbat pori-pori saat tidur.
      Untuk siapa?

      Sesuai fungsi dan kandungannya masing-masing, sleeping mask bisa digunakan semua tipe kulit untuk mengatasi berbagai masalah kulit.

      Rekomendasi Produk:

       

      Cream & Gel Mask

      Tanpa dikelupas atau dipakai semalaman, masker dengan tekstur krim dan gel umumnya dipakai 15-20 menit, lalu segera dibilas. Tergantung kandungannya, cream dan gel mask bisa mengatasi berbagai masalah, seperti mencerahkan, menenangkan iritasi, melembapkan, serta anti-aging. Biar aman, cukup pakai masker tipe ini 2-3 kali seminggu.

      Apa aja manfaatnya?
      • Cream mask: melembapkan, menjaga kulit nggak kehilangan kelembapan, mengurangi keriput dan garis halus, seringkali mengandung minyak dan kandungan pelembap lainnya
      • Gel mask: melembapkan, menenangkan kulit sensitif yang iritasi, minim risiko menyumbat pori-pori, seringkali mengandung kolagen dan antioksidan
      Untuk siapa?

      Cream mask yang kaya kandungan minyak untuk melembapkan cocok buat kulit kering. Sedangkan, gel mask umumnya bisa dipakai semua tipe kulit, tapi terutama recommended buat kulit berminyak dan sensitif.

      Rekomendasi Produk:

       

      Hayo… Selama ini kamu udah pakai masker sesuai jenis dan kebutuhan kulitmu belum nih?

      Kamu boleh kok, coba satu-satu sampai ketemu mana yang cocok buat tipe kulitmu sekaligus bisa membantu mengatasi masalah kulit yang kamu alami. Nggak perlu ngikutin tren terus, semua orang pasti punya pilihan masing-masing yang beda-beda.

      Kabarin Phoebe di kolom komentar kalau masih bingung memilih masker, ya!

       

      Editor: Cintya L. | Grafis: Indri Novita S.

        translation missing: id.blogs.article.tags: clay mask, facial mask, masker, rekomendasi skincare, sheet mask

        Komentar

        • translation missing: id.blogs.article.comment_meta_html

          hbzdYtgNlwxrvMys

        • translation missing: id.blogs.article.comment_meta_html

          cXnIJgrUba

        • translation missing: id.blogs.article.comment_meta_html

          rNzVACTBjgPMDGfq

        Tinggalkan komentar