Kulitmu Kering atau Dehidrasi? Coba Cek di Sini!

Sudah rajin pakai moisturizer, tapi kulit masih kering dan terlihat kusam juga? Hmm, mungkin kulitmu dehidrasi, Beauties. Ciri-ciri kulit kering dan dehidrasi memang hampir mirip, misalnya kulit gatal-gatal dan kusam.

Tapi, tipe kulit kering nggak selalu berarti kulit dehidrasi, lho. Kulit dehidrasi bisa dialami tipe kulit apa saja, karena kulit dehidrasi adalah kondisi saat kulit kekurangan air. Tentunya beda, ya, dengan tipe kulit kering yang disebabkan kurang minyak atau sebum. Yup, ini berarti kulit berminyak pun bisa mengalami kulit dehidrasi. Efeknya? Dehidrasi sekaligus jerawatan! Wah, bikin pusing, ya!

Jadi, bagaimana, sih, caranya memastikan kondisi kulit dehidrasi? Lalu, bagaimana mencegah dan menanganinya? Yuk, baca lebih lanjut, Beauties!


Cara Cek Kulit Dehidrasi

Lakukan pinch test dengan mencubit pelan kulit pipimu dan perhatikan, apakah kulitmu terasa kenyal dan segera kembali seperti semula. Kalau iya, berarti kulitmu aman dan cukup air.

Tapi, kalau ketika dicubit, kulitmu jadi keriput dan mengerut, serta nggak langsung kembali rata atau ke kondisi awalnya, kemungkinan besar kulitmu dehidrasi tuh, Beauties.

Selain itu, ada beberapa tanda kondisi kulit dehidrasi yang bisa membedakannya dengan ciri-ciri umum kulit kering, yaitu munculnya kantung mata yang gelap (dark circles) dan cenderung cekung. Tentunya ini mengganggu banget, karena bikin penampilan nggak flawless maksimal dan selalu kelihatan lelah.

Kalau kamu sudah coba pinch test dan punya dark circles yang cukup signifikan, ada baiknya kamu cari tau lebih banyak soal kulit dehidrasi nih, Beauties. So, keep on scrolling, ya!

Kenapa Kulit bisa Dehidrasi?

Sebelum menangani, intip dulu penyebab kulitmu jadi dehidrasi. Harapannya, biar kiat-kiat buat mengatasi yang akan kamu lakukan benar-benar efektif dan bisa menjawab keinginan kulitmu.

1. Pola makan dan minum

Beberapa hal yang harus dihindari kalau nggak mau kulit dehidrasi: minuman dengan kafein seperti kopi dan teh, minuman beralkohol, makanan olahan, dan makanan manis. Wah, banyak juga, ya, pantangannya. Oh iya, ini juga berlaku untuk kamu yang tengah mengalami kulit dehidrasi biar nggak semakin parah.

Singkatnya, minuman seperti teh, kopi, dan minuman beralkohol bikin kamu lebih sering buang air kecil, sehingga kandungan air dalam tubuh terus berkurang. Sedangkan, makanan olahan cenderung punya kandungan sodium yang tinggi, sehingga—sama seperti makanan manis—tubuh harus menarik simpanan kandungan air untuk melarutkan kandungan sodium dan gula tersebut. Hasilnya, tubuh kekurangan kandungan air, yang berarti dehidrasi.

Kalau memang kesulitan untuk sepenuhnya menghindari makanan dan minuman di atas, kamu bisa berusaha untuk jaga kandungan air dalam tubuhmu tetap normal dengan minum air yang cukup, terutama setelah konsumsi makanan dan minuman tersebut.

2. Cuaca

Cuaca cerah memang bikin mood juga cerah. Tapi, sayangnya, terpapar matahari nggak bikin kulit jadi cerah. Yang ada, kandungan air di kulit menguap, bikin kulit dehidrasi, deh. Selain pakai sunscreen, kamu bisa lindungi kulit dari paparan sinar matahari dengan pakai topi atau payung pas matahari lagi terik-teriknya, ya.

3. Air-conditioner (AC)

Kalau di luar terancam sinar matahari, di dalam ruangan juga terancam AC. Ini karena ruangan yang ber-AC biasanya punya kadar kelembapan yang rendah. Udara yang terlalu kering bisa menyebabkan kandungan air di kulit terserap, sehingga kulit jadi dehidrasi.

4. Kebiasaan cuci muka dengan air panas

Selain menyingkirkan lapisan minyak pelindung di kulit, air panas juga mempercepat kulit kehilangan kandungan air. Jadi, sebaiknya, cuci muka dan mandi cukup dengan air hangat saja, ya, Beauties.

Say Goodbye to Kulit Dehidrasi!

1. Eksfoliasi

Ini memang rahasia umum buat skin goals apapun, deh. Dengan eksfoliasi, kamu bisa membersihkan sel kulit mati, sehingga kulit bisa menyerap cairan dengan lebih baik dan moisturizer-mu bisa benar-benar masuk ke dalam kulit.

2. Pakai produk skin-replenishing

Skin-replenishing berarti produk skin care-mu punya tugas mengembalikan zat-zat yang sebenarnya sudah ada di kulitmu, tapi masih nggak cukup. Hyaluronic acid adalah kandungan yang baik untuk kulit dehidrasi. Kandungan ini alaminya bisa ditemukan pada kulit (khususnya di sekitar mata) dan tugasnya menahan air. Jadi, kamu bisa cari produk—mulai dari cleanser, toner, serum, dan moisturizer—yang mengandung hyaluronic acid, ya, Beauties.

3. Pakai sheet mask, tapi…

Sheet mask ini emang jagoan buat melembapkan kulit. Sheet mask direndam dalam cairan yang mengandung beragam nutrisi buat kulit. Lembaran maskernya bertugas untuk menjaga cairan nutrisi nggak cepat menguap, jadi lebih banyak diserap kulit. Sheet mask boleh dipakai 3-4 kali seminggu, selang-seling dengan eksfoliasi.

Oh iya, kamu wajib perhatikan berapa lama kamu pakai sheet mask, ya. Sekitar 15-20 menit adalah waktu yang pas. Kalau kelamaan, bukannya melembapkan, sheet mask yang sudah kering malah bisa menarik kelembapan dari kulitmu.

4. Minum air putih

Tentunya, kamu juga harus merawat kulitmu dari dalam, dong. Yuk, mulai dengan minum air putih 2-2.5 liter sehari (8-10 gelas) sesuai dengan kebutuhan tubuhmu. Tips mudah untuk memastikan kamu cukup minum air adalah untuk minum satu teguk air setiap sekitar 20 menit sepanjang hari. Kamu juga bisa tambahkan makanan yang kaya kandungan air, misalnya buah semangka, stroberi, seledri, dan timun.


Sekian seluk-beluk kulit dehidrasi, Beauties. Jadi, jangan bingung lagi kalau sudah pakai moisturizer tapi kulit tetap terasa kering dan nggak nyaman, ya. Mulai dengan cek apakah kulitmu punya ciri-ciri kulit dehidrasi, tentukan penyebabnya, terus terapkan jurus-jurus melembapkan kulit dehidrasi, deh. Yuk, share di kolom komentar pengalamanmu melawan kulit dehidrasi!

Editor: Cintya L. | Grafis: Indri Novita S.

Tinggalkan komentar