Empat Mitos Jerawat yang Bisa Memperparah Jerawat

Salah satu masalah kulit pada wajah yang sering ditemukan adalah jerawat. Faktor penyebabnya pun beragam, mulai dari meningkatnya hormon androgen (pada pria dan perempuan) yang berlebihan, faktor banyak pikiran atau stress, dan polusi udara. Cara pencegahannya juga mudah ditemukan, baik informasi dari teman maupun melalui internet. Namun, apa yang kamu temukan belum tentu benar sehingga bisa menyebabkan jerawat makin parah.

Duh! Nggak mau ‘kan kalau kamu jadi jerawatan atau jerawat makin parah karena menerima informasi yang salah? Tenang! Kita akan berbagi informasi seputar mitos tentang jerawat  dan beberapa hal yang dapat membuat jerawatmu makin parah. Let’s read and keep scrolling!

Berhenti Percaya pada 4 Mitos Jerawat Ini

  1. Jerawat = Masalah anak muda

Salah satu tanda masa pubertas adalah munculnya jerawat. Setelah melewati masa pubertas, jerawat masih bisa mengikuti masa pertumbuhanmu hingga dewasa. Journal of the American Academy of Dermatology menemukan bahwa 50% perempuan berusia 20-29 tahun, 35% perempuan berusia 30-39 tahun, dan 26% perempuan berusia 40-49 tahun memiliki jerawat. Hal ini dipengaruhi oleh hormon estrogen yang meningkatkan produksi minyak sehingga menyebabkan peradangan dan jerawat. Jadi, jerawat nggak hanya menjadi masalah bagi anak muda saja, melainkan juga untuk orang dewasa.

  1. Makeup membuat jerawat makin parah

Punya jerawat bukan berarti nggak boleh makeup.  Kamu masih boleh tampil dengan makeup dengan catatan, harus menggunakan produk makeup yang ramah untuk kulit berjerawat. Produk ini biasanya memiliki label “non-acnegenic” atau “non-comedogenic” yang nggak menyumbat pori-pori.

Baca juga: Produk skincare yang bisa menyumbat pori-pori.

  1. Pasta gigi bisa menyembuhkan jerawat

Raise your hand if you hear it every time have a pimple. Faktanya, pasta gigi mengandung baking soda, hydrogen peroxide, alcohol, menthol, yang tidak cocok dengan kulit wajah dan bisa menyebabkan kulit iritasi dan ruam. Kalau kamu berniat untuk menghilangkan jerawat dengan pasta gigi, sebaiknya urungkan niatmu karena pasta gigi bisa membuat jerawat makin meradang.

  1. Menghilangkan jerawat dengan memencet jerawat

Jerawat yang lagi matang-matangnya dan bulat sempurna membuat siapa saja ingin memencetnya sampai kempis dan hilang. Faktanya, memencet jerawat bisa mengeluarkan isi jerawat seperti bakteri yang menyebar sehingga menimbulkan jerawat di area lain. Memencet jerawat juga menyebabkan infeksi dan meninggalkan bekas jerawat berupa warna kehitaman.

Tiga Hal yang Memperburuk Jerawat

Kalau kamu terlanjur percaya pada mitos nomor (3) dan (4), don’t blame yourself. Sudah saatnya kamu melakukan perawatan yang tepat agar jerawatmu segera hilang. Namun, sering kali kamu menghalalkan segala cara biar jerawat segera hilang. Padahal ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan agar jerawatmu dapat segera hilang tanpa bekas di area wajahmu seperti di bawah ini.

  1. Membaca kandungan dalam skincare

Nggak semua kandungan dalam skincare cocok untuk kulit wajah, terutama saat sedang berjerawat. Untuk menghindari jerawat yang makin parah, kamu harus memperhatikan kandungan (ingredients) dalam produk skincare. Mineral oil dan silicone diketahui dapat menghambat pori-porimu dan menyebabkan jerawat.

Biasakan membaca kandungan pada skincare pilihanmu atau kamu bisa memilih produk berlabel non-comedogenic pada skincare dan makeup biar nggak menghambat pori-porimu.  Kalau kamu sudah lakukan langkah-langkah di atas dan jerawatmu masih tumbuh berkembang, sudah saatnya kamu mengunjungi dermatologist untuk berkonsultasi.

  1. Mengurangi eksfoliasi

Eksfoliasi (face scrub) bertujuan untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk pada wajah yang dilakukan dua kali dalam seminggu. Namun, melakukan face scrub saat berjerawat justru akan membuat jerawat semakin parah. Untuk membersihkan sel kulit mati ini, kamu bisa mencuci dan melembapkan kulit wajahmu dengan produk yang mengandung chemical exfoliators, seperti glycolic dan lactic acids tanpa harus melakukan scrub.

Rekomendasi Produk: The Ordinary Glycolic Acid 7% Toning Solution 240 ml
  1. Hindari paparan asap rokok

Tanpa kamu sadari, berada satu area dengan asap rokok bisa menyebabkan jerawat, bahkan memperburuknya. Asap rokok merusak kolagen (protein) dan elastin yang menyebabkan keriput dan memperbesar pori-pori. Zat dalam asap rokok pun dapat membuat kulit iritasi dan kering, memproduksi minyak berlebih, dan menimbulkan jerawat.

Cara-cara untuk menghindari jerawat yang makin parah seperti di atas mudah ‘kan? Selain tiga cara tersebut, kamu juga harus menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan sebelum memegang wajah, ya! Mau tahu dan dapat informasi lebih banyak tentang jerawat? Klik video di bawah ini!

Read More:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *