Cheat Sheet: Cara Campur Aduk Produk The Ordinary

Penggiat skincare pasti udah kenal baik sama brand yang satu ini: The Ordinary! Buat yang baru kenal sama brand ini, The Ordinary adalah brand skin care asal Kanada. Popularitasnya di seluruh dunia karena kandungan aktif dalam produknya efektif banget buat mengatasi masalah kulit—plus, harganya yang relatif terjangkau dibanding brand skin care barat lainnya.

Tapi, saking banyaknya produk yang oke dari The Ordinary, mungkin kita jadi bingung: pakainya gimana? Bisa dicampur-campur nggak, ya?

Nah, di artikel ini, Phoebe bakal bahas satu per satu aturan pakai dan tips layering produk The Ordinary yang udah lolos BPOM yang ada di Ponny Beaute.

 

 

#1: The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1%

Waktu pemakaian: Setiap hari. Pagi dan malam.

Produk yang bisa membantu mengurangi produksi sebum dan menyamarkan penampilan pori-pori besar ini sebaiknya nggak dipakai berbarengan dengan produk The Ordinary yang mengandung Vitamin C (atau nama lainnya ascorbic acid).

Misalnya, The Ordinary Ascorbic Acid 8% + Alpha Arbutin 2%, Ethylated Ascorbic Acid 15%, Vitamin C Suspension 23% dan Vitamin C Suspension 30%. Tapi, kamu boleh kok pakai Niacinamide di pagi hari dan Vitamin C di malam hari. Menurut Deciem—formulator The Ordinary—cara ini cukup aman untuk kulitmu.

the ordinary niacinamide

 

#2: The Ordinary Buffet

Waktu pemakaian: Setiap hari. Pagi dan malam hari.

Formula dalam produk ini kaya akan kandungan multi-peptides yang umumnya punya manfaat anti-aging. Tapi, kandungan ini bisa menyebabkan formula kandungan Vitamin C dan acids dalam produk The Ordinary lain jadi pecah dan nggak bekerja dengan baik. Nah, karena itu, sebaiknya penggunaan The Ordinary Buffet jangan dicampur sama produk-produk The Ordinary lain yang punya kandungan Vitamin C dan acids, ya.

Ketika pakai produk ini, ingat-ingat untuk menghindari: semua bentuk kandungan Vitamin C (ascorbic acid), AHA (glycolic acid, lactic acid, mandelic acid), BHA (salicylic acid), Alpha Lipoic Acid, dan Azelaic Acid.

 

#3: The Ordinary Glycolic Acid 7% Toning Solution

Waktu pemakaian: 2-4 kali dalam seminggu. Malam hari.

Acid toner ini cukup aman dipakai bersama produk-produk The Ordinary lainnya dengan kandungan Vitamin C (ascorbic acid), kecuali 100% L-Ascorbic Acid Powder.

Biar toner ini bisa mengangkat sel kulit mati dan bikin kulit lebih cerah dengan efektif, sebaiknya kamu nggak campur aduk The Ordinary Glycolic Acid ini dengan kandungan acid lain, ya—baik sesama AHA (lactic acid dan mandelic acid), maupun acids lainnya seperti BHA (salicylic acid), Alpha Lipoic Acid, dan Azelaic Acid.

The Ordinary Glycolic Acid 7% Toning Solution juga sebaiknya nggak dicampur dengan produk The Ordinary lainnya yang mengandung peptides, antara lain Buffet, Buffet + Copper Peptides 1%, Argireline Solution 10%, dan Matrixyl 10% + HA. Ada 1 lagi nih, produk The Ordinary yang nggak boleh dicampur dengan Glycolic Acid 7% Toning Solution, yaitu EUK 134 0.1% yang punya konsentrasi antioksidan sangat tinggi.

 

#4: The Ordinary Retinol 1% in Squalane

Waktu pemakaian: 2-4 kali seminggu. Malam hari.

Produk Retinol 1% in Squalane dari The Ordinary ini berfungsi untuk menyamarkan keriput dan garis halus serta memudarkan noda hitam sunspots. Sebenarnya, ia bisa bekerja dengan produk-produk The Ordinary lainnya, kecuali produk yang mengandung retinoid (5% dan 2% + Squalane 2%) serta varian produk retinol lainnya (0.5% dan 0.2%). Selain dari itu, serum ini boleh dicampur dengan produk The Ordinary lainnya kok, Beauties.

 

#5: The Ordinary Vitamin C Suspension 23% + HA Spheres 2%

Waktu pemakaian: Setiap hari. Malam hari.

Produk yang mengandung Vitamin C ini berperan sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas sekaligus punya manfaat mencerahkan kompleksi kulit serta mendorong produksi kolagen untuk menyamarkan tanda-tanda penuaan.

Ada beberapa produk The Ordinary lainnya yang nggak boleh dipakai bersamaan dengan Vitamin C Suspension 23% + HA Spheres 2% ini, salah satunya adalah Niacinamide 10% + Zinc 1%. Tapi, nggak masalah kok, kalau kamu mau pakai Niacinamide di pagi hari, terus pakai Vitamin C ini di malam hari. Selain itu, hindari produk The Ordinary dengan kandungan peptides (Buffet, Buffet + Copper Peptides 1%, Argireline Solution 10%, dan Matrixyl 10% + HA) dan EUK 134 0.1%.

.
.

#6: The Ordinary Vitamin C Suspension 30% in Silicone

Waktu pemakaian: Setiap hari. Malam hari.

Kandungan Vitamin C dalam produk ini punya fungsi yang kurang-lebih sama dengan produk sebelumnya di nomor #5, yaitu sebagai antioksidan, mencerahkan, dan menyamarkan tanda-tanda penuaan. Bedanya, produk ini punya tekstur yang lebih halus dibanding #5 karena punya kandungan silicone, sehingga terasa lebih lembut di kulit.

Tapi, karena keduanya punya kandungan utama Vitamin C, The Ordinary Vitamin C Suspension 30% in Silicone juga nggak boleh dicampur dengan Niacinamide 10% + Zinc 1%, produk The Ordinary dengan kandungan peptides (Buffet, Buffet + Copper Peptides 1%, Argireline Solution 10%, dan Matrixyl 10% + HA), dan EUK 134 0.1%.

 

#7: The Ordinary Ascorbic Acid 8% + Alpha Arbutin 2%

Waktu pemakaian: Setiap hari. Pagi dan malam.

Kandungan ascorbic acid (Vitamin C) dalam produk ini berfungsi sebagai antioksidan, mencerahkan kompleksi kulit, serta menyamarkan tanda-tanda penuaan. Kalau alpha arbutin bisa meratakan kompleksi kulit biar nggak belang-belang dan menyamarkan noda atau flek di kulit.

Biar fungsi produk ini bekerja maksimal, pastikan kamu nggak campur aduk dia dengan Niacinamide 10% + Zinc 1% dan kandungan peptides (Buffet, Buffet + Copper Peptides 1%, Argireline Solution 10%, dan Matrixyl 10% + HA).

 

Yang Aman Dipakai Bersama

Nggak semua formula produk The Ordinary bertentangan satu sama lain, kok. Berikut ini beberapa produk yang nggak aman-aman aja untuk dipakai bareng produk The Ordinary mana pun:

The Ordinary Alpha Arbutin 2% + HA

Alpha arbutin meratakan kompleksi kulit biar nggak belang serta menyamarkan noda dan flek hitam. Hyaluronic acid (HA) melembapkan kulit. Produk ini aman dipakai setiap hari, pagi dan malam.

 

The Ordinary Caffeine Solution 5% + EGCG

Serum untuk mata ini bisa meredakan kantong mata yang puffy dan gelap, serta bisa digunakan setiap hari, pagi dan malam.

 

The Ordinary 100% Organic Cold Pressed Rose Hip Seed Oil

Face oil ini diyakini bisa menyamarkan tanda-tanda penuaan. Deciem menyarankan face oil ini boleh dipakai setiap hari, tapi pada malam hari aja.

 

The Ordinary Hyaluronic Acid 2% + B5

Hyaluronic acid adalah kandungan andalan untuk menjaga kelembapan kulit. Untuk kulit lembap maksimal, kamu boleh pakai serum ini setiap hari, pagi dan malam.

 

Tips Layering Produk The Ordinary

Deciem punya resep mudah untuk layering atau “menumpuk” produk-produk The Ordinary, supaya kerjanya tetap efektif di kulit.

#1: Water-based (bahan dasar air, teksturnya cair)
  • Alpha Arbutin 2% + HA
  • Buffet
  • Caffeine Solution 5% + EGCG
  • Glycolic Acid 7% Toning Solution
  • Hyaluronic Acid 2% + B5
  • Niacinamide 10% + Zinc 1%
    #2: Anhydrous (tanpa kandungan air)
    • Ascorbic Acid 8% + Alpha Arbutin 2%
    • Retinol 1% in Squalane
      #3: Oil-based (bahan dasar minyak, tekstur lebih kental)
      • 100% Cold-Pressed Rose Hip Seed Oil
      #4: Emulsions (pelembap, tekstur krim atau gel)

      Saat ini, Ponny Beaute belum mendistribusikan produk-produk emulsions dari The Ordinary, seperti produk sunscreen-nya.

      #5: Suspensions
      • Vitamin C Suspension 23% + HA Spheres 2%

       

      Tapi, ini bukan berarti kamu harus pakai semuanya, atau harus pakai produk The Ordinary doang, lho. Kamu tetap bebas mencoba produk dari brand lain untuk liat hasilnya oke atau nggak ketika dipakai barang produk The Ordinary.

      Cara gampang untuk layering produk juga bisa kamu lihat dari segi kekentalan tekstur si produk nih, Beauties. Pastikan kamu pakai produknya diawali dari tekstur yang cair atau watery, diikuti tekstur yang lebih kental atau creamy setelahnya.

       

      Walaupun skin care nggak mengenal usia, kamu tetap harus membaca peraturan dan batasan penggunaan yang tertera di petunjuk pemakaian ya, Beauties. Misalnya, Deciem merekomendasikan produk-produk The Ordinary untuk kalian yang udah berumur 18+, nih. Kalau kamu kekeuh dan penasaran mau cobain produk The Ordinary, ada baiknya kamu lakukan patch test dulu di kulit leher untuk meminimalisir efek buruk.

      Itu dia panduan pakai produk-produk favorit dari The Ordinary! Semua kembali lagi ke respon kulitmu, Beauties. Mungkin kamu udah mengikuti aturan dengan benar, tapi tetap muncul iritasi—berarti, kamu memang nggak cocok sama produknya.

      Well, selamat mix and match produk The Ordinary kesayanganmu, ya. Yuk, cerita ke Phoebe di kolom komentar, apa sih produk The Ordinary kesukaanmu?

       Editor: Cintya L. | Grafis: Indri Novita S.

      Leave a comment