Eksfoliasi: Rahasia Kulit Sehat, Glowing Maksimal

Eksfoliasi bisa menjadi salah satu jawaban untuk masalah kulit yang sering muncul, seperti kulit kusam dan jerawat. Tentunya, biar masalah kulitmu benar terangkat, kamu harus tau cara eksfoliasi yang benar sesuai jenis kulitmu, salah satunya dilakukan 2-4 kali dalam seminggu.

Kamu tertarik dengan eksfoliasi? Yuk, simak penjelasan lebih banyak soal eksfoliasi di bawah ini, Beauties!

 

Segudang Manfaat Eksfoliasi

Eksfoliasi adalah proses mengangkat sel kulit mati supaya sel kulit baru yang lebih sehat dan segar bisa tumbuh. Sebenarnya, proses ini terjadi secara alami juga, karena sel kulit manusia otomatis selalu memperbarui diri setiap 27-28 hari.

Tapi, kadang-kadang, ada sel kulit mati yang membandel dan nggak mau lepas. Ini bisa menghambat sel kulit baru yang mau tumbuh dan menyebabkan penumpukan. Biasanya sih, kalau udah kecampur sebum dan kotoran lainnya akan berakhir menjadi jerawat. Nah, eksfoliasi dengan produk skin care bisa melepaskan sel kulit mati yang bandel supaya sel kulit yang baru bisa tetap tumbuh.

Selain itu, proses alami ini juga memakan waktu lebih lama seiring bertambahnya usia. Eksfoliasi dengan skin care bisa membantu mempercepat proses pergantian sel kulit, sehingga kulit tetap kelihatan segar dan awet muda.

Ketika sel kulit terus diperbarui dengan yang lebih baik, hasilnya:

  • Pori-pori nggak tersumbat, jadi nggak jerawatan
  • Kulit jadi makin cerah—bye, kulit kusam!
  • Warna kulit merata, nggak ada lagi noda-noda hitam
  • Tekstur kulit yang kadang ada jendulan-jendulan kecil dan nggak rata jadi lebih mulus
  • Kulit lebih kencang dan kenyal, karena keriput dan garis halus nggak gampang muncul
  • Produk skin care lebih mudah menyerap ke lapisan kulit, karena nggak terhalang tumpukan sel kulit mati

 

Metode Eksfoliasi Sesuai Jenis Kulit

1. Physical

Eksfoliasi physical biasanya menggunakan alat berupa sikat, sponge, sarung tangan, dll. Kamu juga bisa lakukan dengan produk skin care yang punya tekstur butiran-butiran kecil

Intinya, eksfoliasi physical bekerja dengan menggosok permukaan kulit untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Kekurangannya, metode ini punya risiko bikin kulit iritasi kalau kulit digosok terlalu kencang atau keseringan dilakukan. Di samping itu, alat-alat eksfoliasi juga lama-kelamaan berpotensi jadi sarang bakteri.

 

Tips eksfoliasi physical:

Do’s
Dont’s

Pilih produk yang gentle

Jenis kulit yang sensitif dan tipis.

Lakukan 1-3 kali seminggu.

Pada kulit yang bermasalah seperti jerawat meradang, lagi ada alergi dan iritasi.

Kondisi kulit bersih dan masih lembap setelah cleansing.

Menggosok kulit terlalu kencang.

Lanjutkan dengan produk skin care yang bersifat menenangkan sekaligus melembapkan.

Skip sunscreen waktu mau aktivitas ke luar setelah eksfoliasi.

 

2. Chemical

Eksfoliasi chemical dilakukan menggunakan bahan kandungan (ingredients) yang memang fungsinya adalah mengangkat sel kulit mati. Kandungan yang paling umum ditemukan dalam formula produk skin care adalah AHA (alpha hydroxy acids), BHA (beta hydroxy acids, dan PHA (poly hydroxy acids). Kandungan-kandungan tersebut bermanfaat untuk menghancurkan “lem” yang bikin sel kulit mati nggak mau lepas dari kulit.       

AHA ada beberapa macam, nih, Beauties. Yang paling umum digunakan dalam produk skin care adalah glycolic acid, lactic acid, mandelic acid, dan citric acid. AHA bekerja melepaskan sel-sel kulit mati di lapisan kulit terluar. Kandungan ini umumnya nggak punya risiko iritasi yang terlalu tinggi, sehingga bisa digunakan kulit kering dan sensitif. Kulit kombinasi juga bisa kok, pakai AHA di area wajah yang lebih kering.

Rekomendasi Produk:

BHA biasa dikenal dengan sebutan salicylic acid. Dibanding AHA, BHA bekerja di lapisan kulit yang lebih dalam, sehingga lebih efektif membersihkan penyumbatan dalam pori-pori untuk mencegah jerawat. BHA juga punya khasiat menyerap sebum berlebih, lho. Nah, karena itu, kandungan ini cocok buat eksfoliasi kulit berminyak yang rentan jerawatan.

Rekomendasi Produk:

PHA, seperti lactobionic acid dan gluconolactone, punya struktur molekul yang lebih besar dibanding AHA dan BHA. Karena itu, PHA nggak bisa meresap terlalu ke dalam kayak AHA, apalagi BHA. Ini artinya, PHA adalah kandungan eksfoliasi yang paling ramah sama kulit sensitif, karena risiko menyebabkan iritasi-nya paling rendah. Selain itu, molekul PHA juga bisa menarik molekul air, sehingga bisa sekalian melembapkan kulit.

Rekomendasi Produk:

 

Tips eksfoliasi chemical:

Do’s
Dont’s

Lakukan 1-3 kali seminggu (untuk PHA, boleh dipakai setiap hari)

Pakai AHA, BHA, dan PHA di waktu bersamaan.

Pakai di malam hari untuk menghindari kulit sensitif dengan paparan sinar matahari.

Eksfoliasi chemical bareng pemakaian retinol dan vitamin C.

 

Itu dia pedomanmu untuk eksfoliasi, Beauties. Hopefully, setelah rutin eksfoliasi 2-3 kali seminggu, masalah kulitmu cepat teratasi dan kulit makin glowing, deh! Jangan sungkan-sungkan tanya Phoebe di kolom komentar kalau masih mau tau lebih banyak tentang eksfoliasi.

 

Editor: Cintya L. | Grafis: Indri Novita S.

Comments

  • Posted by Mega on

    Kalau pakai kombinasi physical & chemical baiknya intensitas penggunaan gimana yaa kak ? Terimakasih 🙏

Leave a comment