Face Oil: Manfaat, Jenis, dan Cara Pakai yang Tepat

Penggunaan face oil sebagai perawatan wajah mulai banyak dilakukan dalam beberapa tahun terakhir ini. Manfaatnya dapat dirasakan bagi semua jenis kulit, terutama bagi pemilik kulit kering atau bagi orang-orang yang tinggal di suhu dan kelembapan udara yang rendah, termasuk dalam ruangan ber-AC. Selain melembabkan, face oil mampu menutrisi sekaligus mengontol minyak berlebih sehingga jenis kulit berminyak pun cocok menggunakan face oil. Kulit akan terlihat lebih bercahaya tanpa kesan berminyak. Dengan pemakaian teratur, face oil mampu mempercepat perbaikan moisture barrier yang melindungi kulit dari bahaya iritasi dan bakteri, sehingga kulit akan terasa lembut dan terawat.

Namun, ternyata penggunaan face oil masih sering membingungkan. Jenis minyak yang seperti apa dan bagaimana cara mengaplikasikannya dalam rangkaian skincare. Semua akan dijelaskan di dalam artikel ini agar kita dapat mendapatkan hasil yang maksimal dari face oil.

 

Pertama, pahami jenis face oil dan besar molekulnya.

Kandungan minyak sebenarnya tidak hanya terdapat dalam face oil, tapi juga dalam produk skincare lain. Apapun produknya, baik itu cleanser, toner, serum, moisturizer, mask atau face oil, perlu dipahami bahwa kandungan minyak yang ada di dalamnya memiliki viskositas (kekentalan) dan ukuran molekul masing-masing. Viskositas dan molekul tersebut akan memberikan feel yang berbeda saat oil diaplikasikan ke kulit. Minyak yang molekulnya besar, seperti coconut oil dan olive oil, akan terasa berat di kulit. Sebaliknya, minyak yang molekulnya kecil, seperti argan oil, jojoba oil dan squalane oil, akan terasa ringan. Semakin ringan suatu minyak, maka akan semakin mudah untuk menyerap ke lapisan kulit. Dengan mengetahui jenis-jenis face oil, kamu bisa mengetahui minyak yang seperti apa yang cocok bagi jenismu.

 

Pahami juga urutan pemakaian face oil dalam rangkaian skincare.

Kulit wajah terdiri dari beberapa lapisan dan tiap produk skincare masuk ke lapisan yang berbeda. Sebelum memulai rangkaian skincare, selalu pastikan wajah dalam keadaan bersih. Kemudian, selalu mulai dari produk yang paling ringan teksturnya sampai ke yang lebih pekat.

Produk teringan atau cair, seperti toner atau serum water-based, dikenakan pertama karena memiliki kemampuan untuk menembus membran dan masuk kelapisan kulit terdalam. Produk yang lebih pekat dan tercipta dari molekul yang lebih besar, seperti pure oil, tidak akan terserap sedalam produk yang encer.

Namun, produk yang berat akan bekerja sebagai sealant. Produk seperti face oil akan memberikan proteksi yang baik untuk menjaga kulit dari pengaruh buruk dari luar. Tidak hanya itu, molekul yang besar dari face oil akan mengunci produk yang diaplikasikan sebelumnya agar tidak menguap dan tetap berada di dalam kulit untuk bekerja secara efisien. Jadi, selalu gunakan face oil sebagai step paling akhir dalam rangkaian skincare.

 

Supaya efektif, gunakan face oil dengan cara yang tepat.

Semua jenis kulit membutuhkan kadar minyak dan air yang seimbang, jadi face oil memang dapat memberikan manfaat bagi semua jenis kulit. Namun, cara menggunakan face oil berbeda-beda sesuai dengan jenis kulit.

Umumnya, face oil sebaiknya diaplikasikan pada malam hari, karena saat itu kulit akan beristirahat dan udara biasanya lebih kering. Selain itu, sel kulit baru tumbuh lebih cepat saat kamu tidur. Face oil akan membantu melindungi dan memperbaiki setiap kerusakan sel-sel kulit akibat polusi dan radiasi sinar UV.

Kamu juga tetap bisa menggunakan face oil di siang hari terutama saat kulitmu terasa kering dan butuh kelembapan ekstra.

Jika kamu memiliki kulit yang cenderung kering, kamu bisa menggunakan face oil dengan cara memijat dengan gerakan memutar keluar untuk membantu penyerapan lebih maksimal. Sedangkan jika kamu memiliki kulit cenderung berminyak, kamu bisa menggunakan face oil dengan cara diteteskan ke telapak tangan, gosok perlahan, kemudian tekan lembut di daerah pipi dan dahi.

Gerakan menekan atau menepuk ini direkomendasikan untuk jenis kulit berminyak karena jenis kulit ini biasanya memiliki pori-pori yang besar dan sendirinya dapat memproduksi kadar minyak yang cukup tinggi. Gerakan menepuk-nepuk yang ringan akan membuat minyak benar-benar berada di permukaan kulit dan mencegah penumpukan minyak di dalam pori-pori. Face oil yang berada di permukaan kulit akan memaksimalkan manfaat pelembab dan menjaga kulit tetap terhidrasi.

 

The Don’ts of Face Oil

 

1. Menggunakan face oil sebelum serum atau pelembab

Produk yang lebih kental dan berat akan menghalangi produk dengan molekul yang lebih kecil untuk menyerap. Sehingga, apapapun yang diaplikasikan setelah minyak tidak akan memberikan manfaat maksimal ke kulit. Kadang juga, jadi membingungkan apabila suatu produk face oil dilabeli sebagai serum. Dimana umumnya serum digunakan sebelum pelembab. Namun dengan memahami besar molekul yang telah dijelaskan di atas, kita tahu bahwa sebaiknya pelembab diaplikasikan terlebih dahulu, lalu gunakan face oil setelahnya.

 

2. Mencampur sunscreen dengan face oil

Sunscreen adalah produk yang telah diformulasikan secara khusus dan dievaluasi untuk memberikan proteksi terhadap sinar UV. Dalam mineral sunscreen, partikel-partikel zinc oxide atau titanium dioxide bekerja dengan memantulkan sinar ultraviolet. Sedangkan dalam non-mineral sunscreen, sun filter membentuk lapisan yang berfungsi menyaring sinar ultraviolet agar tidak sampai menembus jaringan kulit lebih dalam.

Setiap formulasi tabir surya telah diuji untuk menentukan angka SPF. Selain itu, pengujian juga penting untuk menentukan kemampuan formula untuk melindungi kulit dari sunburn, cara memakai formula tabir surya, dan cara formula tabir surya menyerap sempurna melalui kulit.

Perubahan pada formula, misalnya dengan mencampurkan minyak, dapat mempengaruhi cara formula tabir surya menyerap ke kulit, dan akhirnya akan berdampak pada perlindungan SPF yang dimaksudkan oleh formulasi tersebut.

Jadi, jika kamu ingin menggunakan face oil di siang hari, kamu dapat membiarkan lapisan tabir surya menyerap terlebih dahulu, lalu menggunakan face oil atau makeup setelahnya. Mencampur face oil dengan tabir surya sebelum dioleskan ke kulit bukanlah perilaku yang disarankan oleh para ahli. Ingat, sinar UV adalah penyebab dari penuaan dini, bintik hitam, bahkan kanker kulit. So you don’t want to take the risks!

 

 

Think of facial oil as your skin’s bodyguard! Face oil akan menutrisi dan melembabkan kulit sesuai kebutuhan kulitmu dan pastikan untuk menggunakannya dengan benar untuk mendapatkan hasil terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *