Yang Perlu Kamu Tahu Tentang Dry Shampoo

Apa bad hair day versi kamu? Belum sempat keramas dan rambut lepek, tapi nggak punya waktu keramas? Dry shampoo menjadi salah satu solusi cepat untuk mengatasi bad hair day ini. Dry shampoo bisa membuat rambut yang lepek terlihat segar, bebas minyak, dan mencegah kerusakan rambut akibat penggunaan alat catok.

The magic of dry shampoo

Menggunakan dry shampoo sama halnya seperti hair spray. Pastikan jarak semprotannya sekitar 20 – 30 cm dari kulit kepala agar merata dan residu nggak terlalu terlihat. Bedanya dengan hair spray, dry shampoo ini nggak disemprotkan pada bagian atas rambut. Gunakan dry shampoo di dalam bagian rambut yang menyentuh bagian akar rambut, sehingga residu putih akan tersembunyi.

Bagi kamu yang baru pertama kali menggunakan dry shampoo, jangan panik saat rambutmu terlihat seperti ketumpahan bedak. Biarkan bubuk putih itu beberapa menit sebelum kamu menggunakan alat catok dan voila, rambutmu akan bebas dari residu. Kalau kamu ingin merapikan rambutmu, gunakan jari-jarimu untuk menyisirnya. Yang perlu diingat, jangan terlalu sering menyentuh rambutmu, karena hal ini membuat rambutmu akan kembali berminyak dan berantakan.

Hasil dari dry shampoo yang langsung terlihat akan membuat siapa saja ketagihan. Namun, penggunaan dry shampoo yang terlalu sering pun nggak baik untuk kesehatan kulit kepala.

How often can we use it?

Sebenarnya nggak ada batas penggunaan dry shampoo. Kamu boleh menggunakannya kapan saja saat rambut terasa lepek, asal jangan setiap hari, ya. Kalau kamu memakainya dua hari berturut-turut, residu dari dry shampoo bisa menyumbat pori kulit kepala yang bisa menimbulkan jerawat di kepala.

Pengunaan dry shampoo yang berlebihan menyebabkan kulit kepala gatal, iritasi, dan terkelupas. Parahnya, kalau kamu nggak keramas dan terus menggunakannya, hal ini bisa membuat rambutmu menjadi sarang mikroba. Eww!

Kalau dibiarkan, hal ini akan menimbulkan Seborrhoeic Dermatitis (dermatitis seboroik) yakni penyakit kulit yang menyerang kulit kepala dan menyebabkan kulit berwarna merah, berketombe, dan bersisik. Secara garis besar, dry shampoo yang menumpuk pada kulit kepala dapat merusak kesehatan kulit kepala dan kualitas rambutmu, kalau nggak diimbangi dengan perawatan yang rutin.

Yang perlu diperhatikan dari dry shampoo

Untuk mengatasi hal-hal  buruk pada rambutmu, ada yang perlu kamu perhatikan dalam menggunakan dry shampoo.

Setelah seharian dry shampoo menempel pada rambutmu, pastikan kamu langsung keramas di hari yang sama sebanyak dua kali. Yang pertama bertujuan mengusir residu (bubuk putih) dari rambut dan yang kedua untuk mengangkat sisa kotoran di kulit kepala.

Untuk menjaga kesehatan kulit kepala, kamu bisa juga melakukan scrubbing pada kulit kepala seminggu sekali. Hal ini akan membantu menstimulasi pembaharuan sel pada kulit kepala.

Nah, kalau kamu tertarik untuk menggunakan dry shampoo, jangan terlalu sering dan langsung keramas di hari yang sama, ya!

Read more:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *